Kode Etik Pemain Bulutangkis

 
Sudah menjadi kewajiban dari badan bulutangkis dunia (BWF) mengatur setiap atlet yang berada dalam naungannya. Setiap hak para pemain sudah diatur dan dilindungi sedemikian rupa agar para pemain tidak dirugikan dan juga patuh pada setiap ketentuan. Tidak hanya itu, diharapkan juga para pemain dapat menjunjung tinggi negaranya dan juga nama baik dari BWF. BWF mengeluarkan ketentuan dalam bentuk baku, di antaranya mengenai pemain yang akan ambil bagian dalam suatu turnamen. Pemain yang sudah mendaftarkan diri dalam suatu turnamen harus mengikuti aturan sebagai berikut: -       Setelah pengundian dilakukan, pemain yang sudah terdaftar dalam suatu turnamen tidak dapat membatalkan diri dari babak kualifikasi atau babak utama. Namun pembatalan pada atlet yang cidera, sakit ataupun keadaan darurat masih bisa dilakukan hanya dengan alasan yang kuat dan harus disertai dengan pembuktian. -       Pemain tidak dapat mengikuti kejuaraan dalam waktu yang bersamaan -       Pemain tidak dapat mundur dari suatu turnamen dengan alasan apapun hanya untuk bertanding di kejuaraan yang waktunya bersamaan -       Pemain harus bisa mengatur rencana perjalanan yang waktunya tidak bersamaan dengan pengambilan sampel anti doping, pertemuan dengan media, sponsor dan juga pemberian hadiah. Sebagai panutan, setiap pemain harus memiliki karakter profesional. Selama mengikuti rangkaian kejuaraan, pemain harus bertanggung jawan atas peerilakunya, diantaranya : -       Datang tepat waktu -       Dimanapun kejuaraan yang diikuti, harus berjiwa sportif -       Patuh dan taat baik sebelum saat bertanding maupun sesudah bertanding. Pemain wajib memberikan salam terimakasih kepada para Technical Officials dan juga wasit. -       Berpakaian sebaik mungkin -       Jika memiliki sponsor pada pakaian, harus diatur tara cara berpakaian -       Menyelesaikan pertandingan secara sportif -       Tidak mencoba memberi pengaruh dengan cara apapun pada setiap keputusan yang telah diambil oleh wasit pertandingan -       Selama pertandingan tidak meminta petunjuk dari pelatih -       Bertutur kata yang sopan, tidak melakukkan gerakan yang dapat diartikan porno selama pertandingan -       Tidak memukul shutlecock dengan sengaja yang dapat menimbulkan bahaya -       Tidak merusak shutlecock yang bertujuan mempengaruhi laju kecepatan shutlecock -       Memberikan pernyataan yang baik saat pertandingan, termasuk kepada media -       Tidak melecehkan pemain secara fisik   BWF juga mengatur hal-hal yang berkaitan dengan sponsor, media dan acara penyerahan hadiah. BWF juga mengatur pada pendidikan dasar bagi setiap atlet, di antaranya: -       Secara umum, pemain tidak melakukan perilaku yang bertentangan dengan Integritas Olahraga -       Pemain juga tidak melakukan perilaku yang bertentangan dengan olahraga bulutangkis secara khusus -       Atlet yang melakukan pelanggaran atas hukum pidana, maka pemain dianggap melanggar hal-hal tentang integritas olahraga bulutangkis khususnya dan reputasi olahraga umumnya   BWF memiliki standar prosedur dan peradilan tersendiri untuk menyelidiki dan pemberian sangsi kepada pemain. Sebelum memberikan sangsi, BWF akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. (AR) *Sumber: BWF